Minggu, 17 Oktober 2010

Saat hamil anak kedua pada pertengahan tahun 2008, Ichen Wina Wicaksana (36) mulai membeli baju hamil melalui butik online. Baju hamil dengan model beragam membuatnya bisa tampil gaya. Ichen pun menjadi pelanggan setia butik tersebut.

Soalnya baju hamil zaman sekarang lebih bervariasi dan lebih modis. Jadi, saya bisa tetap gaya saat hamil,” kata Ichen, bercerita mengapa dia menjadi pelanggan www.hamilcantik.com.

Ibu rumah tangga yang sudah punya dua anak ini mengatakan, perempuan mengalami perubahan bentuk tubuh saat hamil. Untuk itulah baju dengan model yang modis diperlukan agar perempuan bisa tetap tampil cantik meski berbadan dua. Dan, munculnya berbagai butik online yang menyediakan baju hamil mempermudah perempuan hamil bisa tampil gaya.

Ini berbeda dengan zaman dulu ketika ibu hamil punya pilihan terbatas untuk tampil gaya karena baju hamil modis hanya tersedia di satu-dua mal besar. ”Dulu, baju yang saya pakai saat hamil adalah baju-baju biasa berukuran XL dengan potongan lurus atau daster,” kata Nevita Sulistiyo.

Berdasarkan pengalaman pribadi tersebut, Nevita kemudian membuat butik online yang menjual baju untuk ibu hamil dan anak-anak dengan nama www.thekcshop.com. Nevita merancang baju-baju modis untuk ibu hamil, beberapa di antaranya bermodel tanpa lengan dari bahan batik.

Nuniek Tirta Sari juga punya pengalaman serupa dengan Nevita. Saat hamil anak pertama tahun 2006, hampir semua baju miliknya bermodel sama. ”Modelnya baju yang benar-benar hamil banget, yaitu yang punya tali pengikat di belakang dengan model gombrong-gombrong,” kata Nuniek, menggambarkan baju hamil dengan ukuran besar.

Namun, gaya Nuniek berubah ketika hamil anak kedua pada tahun 2008. Dia sudah bisa menemukan baju yang membuatnya bisa tampil modis. ”Gaya itulah yang saya bawa ke butik online saya. Sebagian besar baju yang saya jual tetap cocok dipakai saat sudah tidak hamil lagi,” kata Nuniek, pemilik butik www.hamilcantik.com. Nuniek membuat butik tersebut sejak 17 Februari 2008, dibantu suaminya yang bekerja di bidang teknologi informasi.

Di butiknya, Nuniek menyediakan beragam baju hamil dengan berbagai fungsi, seperti baju untuk ke kantor yang berkesan formal, misalnya kemeja berkerah dan gamis, baju pesta yang memberi kesan seksi dan mewah dengan potongan lebar di dada, sampai lingerie untuk ibu hamil.

Model baju hamil yang bisa dipakai perempuan saat sudah tidak hamil juga sedang menjadi tren, di antaranya empire dress, yaitu gaun bergaris pinggang tinggi dengan kerutan pada bagian bawah dada.

Peluang bisnis
Keinginan ibu hamil untuk tampil cantik dan modis ditangkap sebagai peluang pasar oleh Gingersnaps, produsen perlengkapan anak-anak dan ibu hamil. Gingersnaps Brand Manager & Customer Service Representative Syafrina R Nasution mengatakan, model pakaian hamil di tempatnya selalu mengikuti perubahan tren mode secara keseluruhan.

”Kami menyediakan baju bergaya kasual, modern, hingga elegan, tetapi tetap nyaman dipakai. Kami ingin ketika ibu hamil memakai produk Gingersnaps akan merasa cantik, gaya, seksi, sekaligus nyaman,” kata Syafrina.

Untuk gaya formal seperti untuk ke kantor, Gingersnaps menawarkan berbagai blus katun berdetail dengan celana panjang warna hitam, khaki, dan putih. Sementara untuk menghadiri pesta, disediakan gaun dengan detail anggun dan elegan yang jadi favorit pelanggan saat ini, seperti wrap dress atau bubble dress.

Pengarah gaya senior majalah Ayahbunda, Lala Sirat, melihat, fenomena perubahan mode baju hamil mulai terjadi sekitar tahun 2005-2006 ketika artis-artis Hollywood memperlihatkan kehamilan mereka kepada publik.

”Perempuan hamil di Indonesia akhirnya ikut-ikutan percaya diri memperlihatkan lekuk tubuh mereka, dan hal ini diikuti perkembangan di bidang mode baju hamil,” kata Lala.

Lala mengatakan, baju hamil sekarang tidak sebatas celana lurus dan atasan katun dengan model A-line yang justru memperlihatkan si pemakai terlihat makin besar, atau yang biasa disebut ”baju tenda”. ”Baju-baju yang dipakai ibu hamil sekarang sangat bervariasi. Mereka bahkan kreatif memadukan baju khusus untuk ibu hamil dengan baju biasa. Misalnya saja legging yang dipadukan dengan tunik atau kaus setengah lutut,” kata Lala.

Ya, perut besar ibu hamil yang dulu sering ditutupi dengan pakaian longgar sekarang ini bisa tampak indah dengan mode pakaian yang mendukung.

”Dulu perempuan hamil seakan ’dikutuk’ untuk tidak bisa tampil gaya selama sembilan bulan. Kini justru diberkahi dengan keindahan yang menonjol, yaitu perutnya. Banyak yang bilang wanita hamil itu seksi. Itu pasti jika ditunjang dengan gaya berpakaian yang tidak asal-asalan,” komentar Nuniek.

(Yulia Sapthiani-kompas.com)

0 Comments:

Post a Comment